Acy - Analisa Market

Offline
8 hours ago,
#61
Ekspektasi Kebijakan Lebih Ketat, Euro Capai Level Tinggi Tiga Tahun

Euro melaju empat hari berturut-turut ke level tertinggi tiga tahun pada hari Senin, di tengah meningkatnya optimisme seputar pertumbuhan yang membubungkan ekspektasi pasar mengenai kebijakan moneter ketat dari European Central Bank (ECB). Sementara itu, peluang kesepakatan untuk pembentukan pemerintahan koalisi di Jerman juga meningkatkan keyakinan pasar di benua tersebut.

EUR/USD meroket dalam beberapa hari ini, dengan menanjak sekitar 0.57 persen ke penutupan di $1.22612, sebuah level harga yang terakhir dicapai pada awal 2015, tepat sebelum ECB mengumumkan program pembelian obligasi pemerintahnya. Pada grafik Daily dengan diaplikasikan MACD, EUR/USD mendapatkan momentum naik dan level tinggi pada indikator bergerak meninggi, selaras dengan kenaikan harga pasangan mata uang ini. Hal ini menunjukkan bahwa harga akan terus melanjutkan momentum ini, hingga ada reversal pada MACD.

Sedangkan terkait Relative Strength Index (RSI) yang juga dipasang pada grafik oleh ACY, kenaikan harga pada pasangan mata uang ini diikuti oleh uptrend pada RSI, meski saat ini menunjukkan overbought. Apabila RSI mundur ke 70 atau lebih rendah dari itu, maka investor perlu mewaspadai sejumlah posisi short. Selain itu, level tinggi yang sebelumnya tercapai pada 8 September 2017, bisa dipandang sebagai level support untuk pullback tersebut.

Dengan dunia secara umum dan Eropa secara khusus menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan berkelanjutan, ECB mulai mempertimbangkan penarikan stimulus yang dilancarkannya saat ini, dan Euro tengah berada pada laju pertumbuhan cepat. Karenanya, para investor kini memperhitungkan potensi kenaikan suku bunga di kawasan Eropa.

Sementara itu, ACY mencatat Euro juga digerakkan oleh optimisme bahwa pemerintah Jerman bergerak menuju sebuah kesepakatan untuk membentuk pemerintahan koalisi. Partai CDU-nya Kanselir Jerman Angela Merkel dan partai Social Demokrat (SDP) akan melakukan diskusi koalisi secara formal, sehingga meredam kekhawatiran di negara ekonomi terbesar Eropa tersebut.

Grafik EURUSD Daily

resim

Sumber : https://www.acy.com/category/market-analysis?affiliate=12229
Offline
8 hours ago,
#62
Outlook Jangka Pendek Euro Bisa Hadapi Resisten

Euro berada di jajaran penampil terbaik pekan lalu dengan menambah kenaikan 1.42% versus Dolar AS, dan menyentuh level tinggi tiga tahun pada pekan ini. Pemicu reli Euro muncul di pertengahan pekan lalu, ketika rilis notulen rapat European Central Bank (ECB) bulan Desember mengungkapkan nada lebih hawkish dibanding perkiraan pasar.

Berdasarkan apa yang kami lihat di grafik teknikal Daily, jika ada beberapa hal yang tembus pada awal tahun 2018, ECB telah memposisikan diri untuk siap menarik stimulus lebih cepat dibanding jadwal yang telah dibuat.

Dengan melihat grafik 30-Minutes, EUR/USD berjuang di level yang digambarkan oleh serangkaian level tinggi dan level rendah terkini. Breakout ke level yang lebih tinggi atau lebih rendah akan menghantarkan pada tren lain dalam jangka pendek. Sementara itu, indikator MACD menunjukkan level tinggi yang lebih rendah meski harga mengalami kenaikan; sesuatu yang bisa disebut sebagai "Divergen Bearish". ACY melihat Divergen Bearish juga dihadirkan oleh Relative Strength Index (RSI), yang kemungkinan akan mengantarkan pada pullback.

Grafik EUR/USD M30

resim

Dalam sepekan ke depan, ACY menilai perhatian pasar akan tertuju pada angka CPI Zona Euro untuk bulan Desember, yang bisa disimpulkan sebagai catatan inflasi tahun 2017 secara keseluruhan. Revisi terakhir ini bisa menjadi faktor yang menahan trader dari langkah mereka mendorong Euro lebih tinggi, meskipun hanya sejenak. Dengan perkiraan +1.4% y/y dari +1.5% y/y, atau +0.4% m/m dari +0.1% m/m, laporan inflasi ini nampaknya tak diposisikan untuk mendorong harga naik lebih tinggi.

Akan tetapi, meskipun data inflasi menahan Euro di pertengahan pekan, itu akan bersifat temporer. Pengukuran pasar mengenai inflasi terus menunjukkan tren meningkat; dan 5-year/5-year inflation swap forwards yang menjadi salah satu pengukur inflasi pilihan Presiden ECB Draghi, pekan lalu ditutup pada 1.739%, level tertingginya sejak 21 Februari 2017. Dengan demikian, ECB kemungkinan merasa yakin pada jalur normalisasi kebijakannya saat ini.

Sumber : https://www.acy.com/category/market-analysis?affiliate=12229



Users browsing this thread: 1 Guest(s)
Komen: 61 <<>> Dilihat: 581
Acy - Analisa Market
djamirun_aje
111988
Forum Jump: